Refleksi 17: Problem Based Learning

Nama : Annisaa Ahmada Atusta
NIM: 150341603464
Offering : B
Mata Kuliah : Belajar dan Pembelajaran

Refleksi 17
Metode pembelajaran Problem Solving merupakan rangkaian aktivitas pembelajaran yang menekankan kepada proses penyelesaian secara ilmiah. Metode ini mengharapakan siswa tidak hanya sekadar mendengarkan, mencatat, kemudian menghafal materi pelajaran akan tetapi melalui metode ini siswa dapat berpikir aktif, berkomunikasi, mencari dan mengolah data dan akhirnya membuat kesimpulan. Tujuan metode pembelajaran ini adalah memberikan pengetahuan dan kecakapan praktis yang bernilai atau bermanfaat bagi keperluan kehidupan sehari-hari, belajar bertindak dalam situasi baru, dan belajar bekerja sistematis dalam memecahkan masalah. Metode belajar ini akan membiasakan para siswa menghadapi permasalahan di dalam kehidupan, selain itu juga merangsang pengembangan berfikir siswa secara kreatif dan menyeluruh. Akan tetapi ada beberapa kekurangan pada metode belajar ini, di antaranya sebagai berikut:
ü Ketika siswa tidak memiliki kepercayaan bahwa masalah yang di pelajari bisa dipecahkan, maka mereka akan merasa enggan untuk mencoba (tidak minat)
ü Mengubah kebiasaan dari mendengarkan materi pelajaran menjadi belajar dengan banyak berpikir adalah hal yang tidak mudah bagi beberapa siswa
ü Proses belajar mengajar dengan menggunakan metode ini sering memerlukan waktu yang cukup lama

Problem based learning merupakan strategi pembelajaran dalam konteks kehidupan nyata yang berorientasi terhadap pemecahan masalah dengan memanfaatkan berfikir kritis. Tujuan PBL antara lain adalah:
ü Pemecahan masalah secara efektif, efisien, menarik, terintegrasi dan fleksibel
ü Pemecahan masalah dengan penuh inisiatif dan antusias
ü Kemampuan belajar mandiri dan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari – hari
ü Meningkatkan daya ingat

Beberapa karakteristik PBL adalah:
a) Menggunakan masalah sebagai fakta serta alternative solusi yang dapat dilakukan
b) Menghasilkan produk
c) Kolaborasi dan kerja sama

Tahap Pembelajaran PBL
1. Penyampaian Ide
2. Penyajian Fakta yang Diketahui (Known Fact)
3. Mempelajari Masalah (Learnning Issues)
4. Menyusun Rencana Tindakan (Action Plan)
5. Tahap Evaluasi

Dengan metode PBL, siswa dapat melakukan pengembangan keterampilan berfikir kritis. Dengan memecahkan masalah, siswa akan dapat menerapkan materi yang dipelajari di dalam kehidupan sehari-hari. Metode PBL juga memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk memecahkan masalah berdasarkan cara atau gaya belajar individu masing – masing. Akan tetapi, tanpa pemahaman mengapa mereka berusaha untuk memecahkan masalah yang sedang dipelajari, mereka tidak akan belajar apa yang mereka ingin pelajari. Jadi, saat melakukan metode PBL, komunikasi antara guru dan peserta didik harus mudah dipahami agar tujuan belajar dapat tersampaikan dengan baik. Peserta didik juga harus fokus dari awal pelajaran agar mengerti dengan benar aspek yang diharapkan oleh gurunya. Dengan begitu, metode PBL dapat berlangsung dengan baik dan tepat sasaran.
Adios ~

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teori Sibernetik dan Penerapannya dalam Pembelajaran

Teori Revolusi Sosio-Kultural dan Penerapannya dalam Pembelajaran

Refleksi 6: Teori Konstruktivisme dan Penerapannya dalam Pembelajaran