Pendekatan Kontekstual (CTL)

Bismillah
Nama: Annisaa Ahmada Atusta
NIM: 150341603464
Offering: B

Pendekatan Kontekstual (CTL)

Pendekatan CTL atau pendekatan kontekstual adalah suatu konsep belajar yang membantu guru dalam menghubungkan materi yang diajarkan dengan kehidupan nyata sehingga mendorong siswa dalam membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Ada 7 komponen penting dalam pendekatan CTL, yaitu
1. Konstruktivisme (Construktivism), pengetahuan diperoleh dari pengumpulan fakta-fakta yang dikonstruksi, bukan hanya sekadar diambil dan diingat. Pada pendekatan ini siswa dibiasakan untuk memecahkan masalah dan mengkonstruksi pengetahuannya dari fakta-fakta yang ada sehingga memperoleh pengetahuan yang bermakna.
2. Menemukan (Inquiry), pengetahuan yang diperoleh siswa adalah sesuatu yang mereka temukan sendiri dan tidak hanya sekadar hafalan. Pendekatan ini membuat siswa menggunakan daya pikirnya untuk menemukan pengetahuan. Dalam hal ini siswa merumuskan masalah, melakukan observasi, menyajikan data dan menganalisis, mengkomunikasikan kepada orang lain, dan evaluasi hasil penemuan.
3. Bertanya (Questioning), dalam pendekatan CTL bertanya merupakan kegiatan guru untuk mendorong siswa dalam berpikir.
4. Masyarakat Belajar (Learning Community), siswa bisa memeperoleh pengetahuan dari bantuan orang lain yang lebih ahli.belajar kelompok dapat diterapkan padapendeatan kontekstual ini.
5. Pemodelan (Modeling), guru membuat model belajar lain agar membuat siswa memahami materinya
6. Refleksi (Reflection), refleki adalah memikirkankan kembali sesuatu yang telah dipelajari. Dengan melakukan refleksi, siswa mengetahui hal yang dipahami dan tidak dipahami.
7. Penilaian yang sebenarnya (Authentic Assessment), asessment bertujuan untuk mengetahui perkembangan belajar siswa. Assesment dilakukan selama dan setelah pembelajaran dan dapat digunakan sebagai feed back pembelajaran

Aplikasi dalam Pembelajaran
Guru menyiapkan tahap-tahap yang akan dilakukan dalam pembelajaran sesuai dengan materi yang akan diajarkan. Hal penting dalam pembelajaran adalah strategi mengajar guru. Rencana pembelajaran tidak berbeda jauh dengan pembelajaran pada umumnya (konvensional), yang berbeda hanya adanya skenario dalam pembelajaran. Tahap  awal dalam menyusun rencana pembelajaran adalah menyampaikan kegiatan utama pembelajaran dan menyampaikan indikator pembelajaran. Lalu menetapkan assesmen yang akan dilakukan, sehingga siswa mampu mengikuti pembelajaran dengan baik.
Tugas guru dalam proses pembelajaran adalah memfasilitasi agara informasi baru bermakna, memberi kesempatan siswa untuk menemukan ide, dan menyadarkan siswa untuk menerapkan strategi belajar mereka sendiri (Depdiknas, 2002).

Semoga bermanfaat
Adios ~

Komentar

Pos populer dari blog ini

Teori Sibernetik dan Penerapannya dalam Pembelajaran

AKHIRNYA KELAR PAPER ALHAMDULILLAH :'')

Teori Revolusi Sosio-Kultural dan Penerapannya dalam Pembelajaran